Pengadilan merujuk penundaan eksekusi hukuman Ikpeazu ke Pengadilan Tinggi

Pengadilan merujuk penundaan eksekusi hukuman Ikpeazu ke Pengadilan Tinggi

Pengadilan Tinggi Federal di Abuja pada hari Jumat menolak permohonan penundaan eksekusi hukuman oleh Gubernur. Merujuk Okezie Ikpeazu dari Abia ke Pengadilan Tinggi.

Hakim, Hakim Okon Abang, berpendapat bahwa keputusan pengadilan bergantung pada kelonggaran yang diberikan atas permohonan Dr Alex Izinyon (SAN), kuasa hukum Dr Uche Ogah.

Abang memecat Ikpeazu sebagai gubernur negara bagian itu pada 27 Juni karena penggelapan pajak

Oleh karena itu, ia membuat perintah penting yang memaksa Komisi Independen Pemilihan Umum (INEC) untuk menerbitkan sertifikat pengembalian Ogah, dan hal itu telah dilakukan.

Setelah diterbitkannya Sertifikat Pengembalian sebagai pengukuhan seseorang yang terpilih, upaya dilakukan untuk mengambil sumpah Ogah sebagai gubernur negara bagian.

Upaya untuk mengambil keuntungan dari putusan tersebut dihentikan berdasarkan perintah Pengadilan Tinggi Negeri Abia, Divisi Osisioma.

Ikpeazu juga mengajukan pemberitahuan banding dan penundaan eksekusi hukuman masing-masing ke Pengadilan Tinggi Federal, Abuja dan Pengadilan Banding.

Abang menggambarkan proses tersebut sebagai penyalahgunaan pengadilan, namun percaya bahwa posisi penasihat hukum Ogah membuat pengadilan tidak mungkin mengambil keputusan sebaliknya.

Dia mengatakan semua kasus hukum yang dikutip oleh Chief Wole Olanipekun (SAN), penasihat Ikpeazu, tidak sesuai dengan permasalahan yang ada.

“Putusan pengadilan pada tanggal 4 Juli tidak merupakan bagian dari permohonan substantif ini.

“Semua kasus yang dikutip oleh Olanipekun adalah hukum yang baik, namun tidak dapat diterapkan dalam kasus khusus ini

“Juga tidak benar bahwa Perintah 4 Aturan 10 Pengadilan Tinggi mencabut yurisdiksi pengadilan ini segera setelah banding diajukan terhadap keputusan saya,” katanya.

Abang berkata, “Aturan ini hanya bisa efektif jika bersifat perintah sementara dan tidak bisa berjalan dengan putusan akhir seperti ini.

“Saya akan menjalani semua mosi yang muncul dari putusan Pengadilan Banding tanggal 27 Juni,” katanya.

Mengenai kasus saudara perempuan yang diajukan oleh Ikpeazu yang meminta pengadilan memaksa INEC untuk mencabut surat keterangan pulang dari Ogah, Abang menolak usul tersebut dan mengatakan bahwa usul tersebut tidak berdasar.

Hakim berkata: “Saya ingin mengkonfirmasi keputusan pengadilan yang mengembalikan Ogah sebagai gubernur Negara Bagian Abia yang terpilih.

“Oleh karena itu, merupakan suatu absurditas bagi pengadilan untuk mengambil tindakan yang dihasilkan dari putusannya secara keseluruhan.

“Penerbitan surat keterangan pulang ke Ogah sudah sah. Hal itu dilakukan apabila pemberitahuan banding tidak disampaikan pada putusan kreditur dan INEC,” ujarnya.

Hakim lebih lanjut menemukan bahwa “dalam hal ini, pemohon diperintahkan untuk membayar Ogah sejumlah N40.000 sebagai biaya”.

game slot gacor